Warga Tuding PT CG Buang Limbah Clinker Sembarangan

BAYAH, BANPOS – Terkait PT Cemindo Gemilang (CG) Bayah itu seperti tiada henti-hentinya, selain warga Bayah mempertanyakan berbagai aktivitas yang bersinggungan dengan lingkungan warga.

Seperti halnya dugaan buang limbah clinker (bahan semen-red) yang katanya sering dilakukan dari tongkang pengangkut clinker secara sembarang di dermaga pelabuhan khusus milik PT Cemindo Gemilang (CG) setelah melakukan bongkar muat.

Menurut warga, praktik buang limbah clinker tersebut kemungkinan berpotensi mencemari perairan laut Bayah, yang mana perairan tersebut menjadi tumpuan hidup para nelayan setempat. Dalam hal ini warga juga ingin tahu jelas tentang apakah praktik itu dapat merugikan atau justru punya nilai ekonomis karena itu produk bahan baku semen.

Firmansyah, salah seorang warga Bayah melalui sambungan telepon kepada BANPOS, Rabu (20/7) mengungkapkan, banyak aktivitas di PT CG yang hingga kini belum tersosialisasi dan belum dipahami jelas oleh masyarakat setempat.

Menurut dia, walaupun itu urusan perusahaan, namun warga sekitar juga perlu tahu apalagi keberadaan industri dimana-mana harus ramah lingkungan, terutama yang nantinya akan berdampak buruk terhadap lingkungan.

“Seperti halnya pembuangan limbah dari clingker dari tongkang setelah selesai bongkar muat di pelabuhan cemindo itu harus diperjelas karena kita khawatir berdampak negatif terhadap lingkungan perairan, dan bisa mengganggu habitat laut,” kata Firmansyah saat dikonfirmasi oleh wartawan.

Dalam hal ini, Firman menambahkan, berdampak ataupun tidak berdampak, sebaiknya pihak PT CG segera memberikan informasi atau sosialisasi kepada warga lingkungan terkait perijinan pelabuhan, MoU pengelolaan dermaga termasuk aktivtas bongkar muatnya, pembuangan limbah clingker dan juga corpporate social resfonsibility (CSR), apalagi dalam hal ini banyak warga yang selalu merasa khawatir terhadap lahan hidupnya.

“Banyak hal yang harus diperjelas oleh pihak cemindo. Dalam hal limbah itu apalagi karena banyak nelayan yang sering mengungkapkan itu kepada saya, karena itu saya minta PT Cemindo agar segera melakukan antisipasi dan memberikan pemahaman secara berkala terkait berbagai hal yang berpotensi akan bersinggungan dengan lingkungan dan kepentingan warga,” jelas Firman.

Terpisah, Support Publik Relation PT CG Sigit Indrayana melalui sambungan telepon dengan BANPOS menepis tudingan terkait tongkang di pelabuhan telah melakukan tindakan mengganggu lingkungan dengan membuang limbah clinker.

Sigit mengatakan, bahwa pihaknya tidak pernah melakukan itu, apalagi membuang clinker yang notabene sebagai produk selain semen.

“Tolong pahami pak, bahwa clinker itu adalah produk selain semen yang bernilai ekonomi. Kami menangani cliker dengan baik dan sama sekali tidak ada yang dibuang,” ujarnya dalam pesan singkat. (WDO)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment