a
Widget Image
sejumlah TKA asal Tiongkok saat akan menjalani pemerikdsaan  Polda Banten / DZIKI BANPOS

37 TKA Tiongkok Bakal di Deportasi

SERANG, BANPOS – Polda Banten dibantu pihak Imigrasi dan Disnakertrans Kabupaten Serang dan Provinsi sedang lakukan penyelidikan terhadap 68 TKA yang sedang mengerjakan pembangunan pabrik semen di Pulo Ampel.

Dalam penyelidikan tersebut, ditemukan adanya pelangaran izin bekerja dan tinggal yang dilakukan oleh 37 orang warga asing tersebut.

Kabid Pengawasan pada Disnakertrans Banten, Alhamidi usai memberikan penjelasan tim penyidik polda, Selasa (2/8) mengungkapkan, dari 68 TKA asal Tiongkok, 31 orang dinyatakan lengkap atau memiliki dokumen IMTA (Ijin Mempekerjakan Tenaga Asing) dan ijin tinggal terbatas (ITAS), sedangkan sisanya sebanyak 37 tidak memiliki, dan sekarang masih dalam proses lidik (polda),” katanya.

Ia menjelaskan, 68 TKA Tiongkok yang bekerja di pembangunan pabrik semen merupakan buruh kasar tersebut dipekerjakan atau disalurkan atau dari kontraktor atau pihak ketiga.

“Mereka itu semuanya pekerja Sub kontraktor dari empat perusahaan, sekarang sepertinya empat perusahaan itu sedang dimintai keterangan. Dan kalau proses pidaannya, dari pihak polda yang menanganianya. Kita nanti akan lihat dari sisi izin usahanya, kalau mereka ternyata terbukti melakukan pelangaran, kita akan cabut itu izinnya,” ungkapnya.

Adapun mengenai deportasi terhadap 37 TKA ilegal, semuanya akan dilakukan pihak imigrasi dengan dibantu pihak kepolisian.

“Kita akan tetap berkoordinasi dna bekerjasama dengan polda, terakit sangsi perusahaan kontraktor itu tentunya diberlakukan, apalagi empat perushaan itu punya kantor di Banten. Pasti akan kami tindak,” ujarnya. (RUS)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment