a
Widget Image
sebuah Bus Nekat menurunkan penumpang di dalam jalan TOL / IST

Bahaya, Praktik Menaik Turunkan Penumpang Bus di Tol Tangerang – Merak Masih Marak Terjadi

SERANG, BANPOS – Penyedia jasa Jalan Tol Tangerang – Merak, PT Marga Mandala Sakti (MMS) mengakui permasalahan menaik turunkan penumpang di area jalan tol masih terus terjadi, sehingga sangat membahayakan pengguna jalan tanpa hambatan lainnya, Jumat (12/8/2016).

Kepala Divisi (Kadiv) Operasional PT Marga Mandala Sakti (MMS), Ega N Boga mengungkapkan bahwa pihaknya mengakui adanya praktik nakal yang dilakukan bus yang kerap menaik turunkan penumpang area jalan tol, padahal praktik yang membahayakan tersebut sudah jelas dilarang.

“Naik-turun penumpang masih menjadi PR (pekerjaan rumah) besar kita,” Ujar Ega N Boga.

Kendati MMS telah melakukan berbagai upaya untuk menghapus praktik tersebut, dengan memberikan pagat disepanjang jalan tol namun para calon penumpang tetap terlihat di beberapa sudut jalan tol, bahkan beberapa penumpang rela mempertaruhkan keselamatannya dengan memanjat pagar permanen yang cukup tinggi.

Pihaknya pun mengaku terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, seperti aparat kepolisian, dinas perhubungan, dan institusi lainnya agar para pengendara roda empat atau lebih dapat tertib saat menggunakan jalan tol.

Sepanjang jalan Tol Tangerang-Merak, setiap bulannya tercatat sebanyak 2.500 surat tilang dikeluarkan. Dari jumlah tersebut, 50 persennya karena naik-turun penumpang yang hingga kini masih belum bisa terselesaikan karena bandelnya para sopir.

“Kita terus coba cari solusinya. Karena naik-turun penumpang sangat berbahaya,” Pungkasnya. (DIK)

Share With:
Tags
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment