Baru Menjabat, Arcandra Tahar Resmi Diberhentikan dari Menteri ESDM

JAKARTA, BANPOS – Terkait polemik kepemilikan paspor Amerika Serikat (AS), akhirnya Presiden Joko Widodo mengambil sikap untuk memberhentikan Arcandra Tahar sebagai Menteri ESDM yang baru saja dilantik pada 27 Juli 2016 lalu.

“Presiden memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat saudara Arcandra Tahar dari posisi menteri ESDM,” ujar Mensesneg Pratikno dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Senin (15/8/2016).

Pratikno mengatakan, keputusan ini diambil oleh Presiden Jokowi setelah menyimak dinamika yang ada. Presiden juga sudah mendapatkan informasi dari berbagai sumber.

“Setelah memperoleh informasi dari berbagai sumber,” kata Pratikno.

Dalam konferensi pers ini, Pratikno didampingi oleh Jubir Kepresidenan Johan Budi.

Dikutip dari detik.com, Arcandra Tahar bisa berkuliah ke Amerika Serikat (AS) lantaran disekolahkan PT Timah (Persero) Tbk. Arcandra yang merupakan lulusan sarjana dari ITB itu direkrut PT Timah dan dikuliahkan S2 ke Texas A&M University.

Hal itu disampaikan senior Arcandra di PT Timah yang bernama Dwi Barto ketika berbincang dengan detikcom, Senin (15/8/2016). Arcandra bekerja di PT Timah sejak 1996 hingga akhirnya pensiun di tahun 2007.

Dwi menjawab tentang isu yang menyebutkan bahwa Arcandra mangkir dari ikatan dinas PT Timah lantaran telah dikuliahkan ke Amerika. Dwi menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar.

Menurut Dwi, Arcandra ke AS untuk kemudian disiapkan mengurusi proyek Pusat Riset Teknologi Kelautan yang tengah diinisiasi PT Timah saat itu. Namun di tahun 1998 ketika seharusnya Arcandra pulang ke Indonesia, pusat riset itu gagal diwujudkan sehingga PT Timah membebaskan Arcandra dan 3 temannya, apakah kembali ke Indonesia atau berada di Amerika tanpa harus membayar ganti rugi.

Arcandra pun, disebut Dwi, tetap bertahan di Amerika. Di saat yang bersamaan pun, pemerintah Amerika saat itu memberikan beasiswa kepada Arcandra dan 3 temannya hingga lulus S3. Sejak saat itu Arcandra berada di Amerika. (RUL/NET)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment