a
Widget Image
Ilustrasi

Dalami Kasus SPPT Palsu, Polsek Carita Sudah Periksa 4 Saksi

CARITA, BANPOS – Polsek Carita terus mendalami kasus dugaan pemalsuan SPPT dengan nomor objek pajak (NOP) 36.01.121.006.024-0061.0 yang berlokasi di Blok Cileuweung, Desa Sukarame, Kecamatan Carita, atas nama wajib pajak Nursiman bin Unus.

Melalui telepon, Kapolsek Carita, Iptu Abi Praya Guntur mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus dugaan pemalsuan SPPT tersebut. Bahkan selain mengumpulkan bahan keterangan sejumlah saksi juga sudah dimintai keterangan.

“Kami masih melakukan penyelidikan. Nanti kalau sudah selesai, pelakunya akan ditentukan,” ucap Iptu Abi Praya, Minggu (28/8) sore.

Hingga saat ini pihaknya sudah memeriksa empat saksi untuk dimintai keterangan. Namun, sekali lagi ia menegaskan belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

“Sementara baru empat saksi yang sudah kami mintai keterangan,” kata dia tanpa menyebutkan nama saksi.

Sementara Bupati Pandeglang, Irna Narulita menyerahkan penyelesaian kasus ini kepada penegak hukum. Sebab saat ini kasusnya tengah ditangani Polsek Carita.

“Setahu saya masalah SPPT palsu sedang ditangani Polsek Carita, untuk lebih jelasnya silahkan tanya kepada Dispenda,” ungkap Bupati Irna melalui telepon.

Bahkan dirinya mengaku, sudah mengetahui kasus ini jauh-jauh hari. Namun untuk oknum yang terlibat, ia menyerahkannya kepada penegak hukum.

“Kita lihat saja hasil penyelidikan yang dilakukan Polsek Carita, jika memang itu benar maka harus ditindak,” katanya.

Ketua Komisi II DPRD Pandeglang, Rika Kartikasari mengatakan, akan mengecek ke Dispenda terkait informasi tersebut. Menurutnya, jika SPPT itu palsu dan masuk pelanggaran hukum, maka harus diselesaikan oleh penegak hukum.

Namun jika SPPT tersebut keluar karena kesalahan administrasi, pihaknya akan melakukan fungsi pengawasan.

“Kita akan cross check ke Dispenda terkait SPPT yang diduga palsu dan saya juga akan komunikasikan masalah ini dengan rekan-rekan di Komisi II,” ujar politisi Gerindra ini.

Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun BANPOS, sejumlah pihak sudah dimintai keterangan oleh Polsek Carita. Saksi yang dimintai keterangan meliputi aparat Desa Sukarame, dua pegawai Bidang PBB P2 BPHTB Dispenda Pandeglang dan oknum yang memanfaatkan SPPT palsu. (SUL/ARI)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment