Diduga Memakan Ular, Bayi Alami Gangguan Pernapasan

SERANG, BANPOS – Dokter yang mengobati dan membiayai AD bayi berumur 18 bulan, mengaku tidak tahu AD telah mengkonsumsi ular ketika umur dua bulan, Senin (29/8/2016).

AD yang kini tengah ramai diperbincangkan lantaran diduga mengkonsumsi ular pada umur dua bulan tengah menjalani pengobatan lantaran sakit pernapasan. Hal tersebut diungkapkan seorang dokter, Mira yang membuka praktek di dekat rumah sang bayi di Desa Begog, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang.

Mira yang akhir-akhir ini tengah berupaya menyembuhkan AD mengaku bahwa dirinya tidak mengetahui bahwa AD sebelumnya telah memakan seekor ular. Bahkan orangtua AD, Arsanah tidak pernah bercerita kepada dirinya peristiwa tak lazim yang pernah terjadi pada AD tersebut.

“Ke saya tidak pernah cerita bayi itu kemasukan ular,” Ujar Mira

Dirinya melanjutkan bahwa kini AD tengah menjalani rawat jalan, setelah sebelumnya sempat di rawat intensif di RS Drajat Prawiranegara akibat gangguan pernapasan.

“Sakit yang dialami bayi itu sekarang ini karena gangguan saluran pernafasan, bukan karena kemasukan ular. Tidak ada hubungannya itu,” Lanjutnya

Mira menjelaskan, penyakit yang diderita oleh AD dapat terjadi akibat lingkungan tempat sang bayi dan kedua orang tuanya tinggal. Dimana lokasi yang berada di samping persawahan tersebut sangat kotor sehingga dapat menimbulkan sejumlah penyakit.

“Kemungkinan itu penyebab saluran pernafasannya terganggu. Lingkungan yang kotor,” Pungkasnya. (DIK)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment