Dua Pemuda Diamankan Petugas BKSDA, Lantaran Hendak Memasak Burung Kuntul

SERANG, BANPOS – Hendak memasak seekor burung kuntul, dua orang pemuda asal Kampung Drangon, Desa Pamengkang, Kecamatan Kramatwatu diamankan petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Banten.

Meski jenis burung kuntul banyak ditemui di wilayah Serang, namun burung yang bertubuh besar dengan bulu berwarna putih tersebut termasuk dalam daftar hewan dilindungi sesuai dengan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 Pasal 51 Ayat 2.

Masuknya burung kuntul ke daftar hewan dilindungi sepertinya tidak diketahui oleh sejumlah masyarakat di Serang, seperti yang dilakukan oleh dua orang pemuda asal Kampung Drangon, Hulmi dan Iwan Sofwani. Kedua pria tersebit terpkasa harus diamankan petugas BKSDA lantaran menembak dan hendak memasak burung kuntul di areal perawahn Kabupaten Serang.

Salah seorang pelaku penembakan, Hulmi berkelit bahwa dirinya tidak mengetahui burung kuntul adalah jenis satwa dilindungi. Ia mengatakan, tidak ada unsur kesengajaan ketika ia melakukan tindakan itu.

“Enggak ada niat sebenarnya, cuma waktu saya kebetulan bawa senapan jadi pengen coba nembak kuntul, katanya dagingnya enak,” Ujar Hulmi.

Sementara itu, Kepala BKSDA Banten, Andre Ginson mengungkapkan pihaknya mengamankan kedua pemuda tersebut ketika sedang membawa seekor burung kuntul yang sudah mati dan hendak di masak.

“Burung kuntul itu kan dilindungi, kalau di Serang memang populasinya banyak dan masyarakat banyak yang belum tahu kalau burung itu dilindungi,” kata Kepala BKSDA Banten, Andre Ginson

Andre menjelaskan, pihaknya akan memberikan sosialisasi kepada masyarakt sekitar agar permaslaahan yang menimpa kedua pemuda tersebut tidak terulang kembali.

Sementara itu, kedua pelaku tengah menjalani proses pemeriksaan, Jika terbukti ada unsur kesengajaan pihaknya akan memberlakukan sesuai dengan amanat undang-undang. (DIK)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment