a
Widget Image
Kopi Jessica / IST

Kopi “Jessica” Beredar Di Facebook

SERANG, BANPOS – Dalam beberapa bulan terakhir, masyarakat dihebohkan dengan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, yang diduga diracun dengan cairan sianida kedalam minuman kopi oleh terdakwa Jessica Kumala Wongso.

Hebohnya kasus pembunuhan minuman kopi beracun tersebut, membuat Haris G Bastian, warga Surabaya, memanfaatkan peluang tersebut untuk berbisnis jual beli kopi bubuk dalam bentuk sachet dan diberi label “Jessica”.

Untuk menggencarkan penjualannya, Haris mempromosikan produknya lewat laman Facebook dengan harga Rp 20 ribu ukuran besar, dan langsung mendapatkan banyak tanggapan, pembeli.

“Idenya sendiri berasal dari kasusnya Jessica,” ungkap Haris saat dihubungi merdeka.com, Selasa (23/8).

Tidak mudah untuk mempromosikan produk tersebut. Awalnya, Haris menawarkan kopi buatannya ke sejumlah toko, namun tak semua toko mau menerima.

Tetapi, Haris tak menyerah. Dia coba pemasaran online. “Saya taruh Facebook, malah ramai,” kenangnya.

Demi merebut pasar, Haris mencoba berkreasi dengan mengubah kemasannya, dari berukuran kecil dibuat menjadi lebih besar. Banyak yang penasaran dengan nama ‘Jessica’ dan akhirnya mencoba.

“Saya membangunnya sendirian. Kopinya sendiri saya beli dari Jember. Ada robusta, kebanyakan liberica,” ujarnya.

Sejak itu, pesanan mulai ramai. Pemesannya pun datang dari berbagai daerah, ada yang dari Jakarta, Bandung, Solo maupun Kalimantan.

“Lumayan sampai lusinan,” ucapnya singkat.

Meski demikian, Haris mengaku pembuatan kopi tersebut murni untuk kepentingan bisnis, bukan menjelekkan Jessica yang kini menjadi terdakwa kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin.

“Enggak ada niat menjelek-jelekkan,” tutupnya. (RUL/NET)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment