a
Widget Image
seorang pelajar SD sedang mengikuti peragaan sikat gigi yang berikan para mahasiswa KKP Universitas Serang / DONI

Minimnya Kesehatan Gigi Terhadap Anak di Petir

PETIR, BANPOS – Penerapan hidup sehat bagi anak-anak khususnya di Desa Cirendeu, Kecamatan Petir disinyalir masih sangat minim. Hal ini disebabkan masih kurangnya pengetahuan anak-anak terhadap bagaimana cara menggunakan sikat gigi yang baik dan benar.

Untuk itu, dibutuhkan penanganan maupun penyuluhan khusus kepada anak-anak untuk membantu mereka dalam penerapan pola hidup sehat yang benar.

Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Serang Raya Divisi Kesehatan kelompok 48 bekerjasama dengan Puskesmas Petir, mengadakan penyuluhan kesehatan mulut, gigi serta jaringan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Manbaul Falah.

Irfan, Ketua Divisi Kesehatan kelompok 48, Mengatakan program kesehatan ini salah satunya bagian dari pengabdian terhadap masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dengan cara menyikat gigi dengan bener serta menjaga pola hidup sehat.

“Kita memberikan penyuluhan kepada anak Sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Manbaul Falah terutama anak kelas satu dan kelas dua dengan jumlah 85 siswa dan siswi,” katanya saat ditemui dalam acara penyuluhan kesehatan mulut, gigi serta jaringan (20/8/2016).

Sementara itu Desti, Dokter Gigi Puskesmas Petir, mengakui bahwa kesehatan gigi anak di sekitar lingkungan petir masih kurang, ini disebabkan masih kurangnya pengetahuan terhadap sikat gigi yang benar.

“Minimnya kesehatan Gigi terhadap anak ini masih kurang karena mereka rata-rata belum mengetahui cara sikat gigi yang benar, serta masih banyaknya satu sikat gigi untuk bersama keluarga dan belum mengetahui waktu sikat gigi yang benar,” ungkapnya.

Ditempat yang sama Nurul, Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Manbaul Falah, membenarkan bahwa kesehatan Gigi terhadap masih sangat minim, pihaknya berharap pemerintah bisa mengadakan pemeriksaan gigi terhadap anak secara berkala.

“Saya harap untuk pemerintah supaya mengadakan terus menerus pemeriksaan gigi maupun kesehatan terhadap anak supaya bisa hidup sehat, karena dengan hidup sehat pola pikir anak bisa menjadi sehat,” pungkasnya. (CR-1/RUL)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment