a
Widget Image
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok

Nah lho.. Ahok Sebut Jokowi Juga Tak Fair Saat Kampanye

JAKARTA, BANPOS – Calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bersikeras untuk menolak cuti saat kampanye di Pilkada DKI 2017 mendatang.

Namun, dia menepis keinginannya untuk terus bekerja ketika tenggat waktu kampanye berlangsung merupakan upaya penolakan terhadap Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

“Saya kira maksudnya jelas kok, saya bukan menentang (Undang-Undang, red), bahwa pejabat publik atau petahana wajib cuti kalau kampanye, saya tidak pernah menantang itu loh,” ujarnya, Senin (8/08/2016).

Dia pun mencontohkan Presiden Jokowi yang dinilainya tidak fair dalam mengamalkan ketentuan harus cuti kampanye ketika hendak menjadi Presiden. Menurut Ahok, saat itu Jokowi memanfaatkan cutinya untuk kampanye, namun tetap kembali bekerja disaat tertentu.

“Pak Jokowi waktu mau jadi presiden cuti enggak, cuti waktu kampanye? Cuti, tapi Pak Jokowi kan bolak-balik. Lalu punya pemikiran kalau itu gak fair juga nih, masa dia on-off, on-off,” cetusnya.

Hal itu yang membuat Ahok berinisiatif melayangkan judicial review terhadap UU Nomor 10 Tahun 2016 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Sebab, dia berasumsi, bagaimana pun pekerjaan seorang pejabat negara untuk terus melakukan pelayanan terhadap warga merupakan hak konstitusi.

“Makanya saya ajukan judicial review itu. Tetap kalau orang tidak mau kampanye, jangan maksa dia cuti juga dong kan bahasanya gitu. Jadi yang saya minta itu pertimbangan MK menafsirkan Undang-Undang Pilkada ini,” terangnya. (RMA/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment