a
Widget Image
Rano Karno menerima penghargaan yang diserahkan Mendagri Tjahyo Kumolo, Kamis (12/8) malam, di Bandung. (FOTO: DZIKI OKTOMULIYADI)

Rano Dinobatkan Sebagai Kepala Daerah Inovatif Bidang Infrastruktur

SERANG, BANPOS – Gubernur Banten Rano Karno meraih penghargaan Kepala Daerah Inovatif 2016 dalam bidang pembangunan infrastruktur yang digelar Koran Sindo, di Intercontinental Hotel Bandung, Jawa Barat, Kamis (11/8) malam.

Selain Rano, malam itu lima gubernur lain juga diganjar penghargaan dari berbagai katagori. Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, sebagai kepala daerah inovatif dalam bidang pembangunan pendidikan. Gubernur Maluku Said Assagaff dinobatkan sebagai kepala daerah inovatof dalam bidang sosial kemasyarakatan.

Lainnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, diganjar penghargaan sebagai kepala daerah inovatof kategori transparansi layanan public. Gubernur Jawa Timur Soekarwo dinobatkan sebagai kepala daerah inovatof dalam bidang pembangunan ekonomi. Terakhir Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo dinyatakan sebagai kepala daerah inovatif dalam bidang tata kelola pemerintahan.

Pemprov Banten melalui Biro Humas dan Protokol dalam siaran persnya, Jumat (12/8) menyampaikan, Gubernur Banten menerima penghargaan sebagai kepala daerah inovatif bersama 34 kepala daerah (Gubernur, Bupati dan Walikota) lainnya di Indonesia yang dinilai inovatif dalam mengelola daerahnya masing-masing.

Gubernur Banten Rano Karno menerima penghargaan kategori pembangunan infrastruktur.
Penghargaan diberikan langsung oleh Mendagri Tjahyo Kumolo dan disaksikan oleh CEO MNC Media Grup Hary Tanoesedibyo dan Ketua DPD RI irman Gusman, di Bandung.

Tjahyo Kumolo mengatakan, kegiatan penganugerahan tersebut sangat penting karena selain sebagai sarana apresiasi kepada kepala daerah yang punya inovasi, juga akan menjadi motivasi agar para kepala daerah bekerja lebih baik dan menjadi contoh bagi kepala daerah lain.

Sementara Rano Karno mengatakan, pihaknya akan berupaya memfokuskan pembangunan infrastruktur untuk menunjang kegiatan perekonomian masyarakat Banten. Khususnya di wilayah Banten bagian Selatan.

Pembangunan tersebut, kata Rano, dalam rangka mempercepat laju pertumbuhan ekonomi wilayah Banten Selatan. Selain itu, sebagai upaya Pemprov Banten dalam mendukung kebijakan pembangunan pemerintah pusat dalam mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Tanjung Lesung di Kabupaten Pandeglang.

“Fokus utama kami infrastruktur jalan. Bukan berarti soal pendidikan dan kesehatan tidak. Tapi infrastruktur itu menjadi fokus utama kita,” kata Rano.

Masyarakat Banten, kata Rano, sangat merindukan adanya jalan mulus di wilayah Selatan Banten, terlebih kawasan di selatan Banten semakin banyak diminati para investor karena keindahan pariwisatanya. Pemprov Banten juga sangat siap menyambut kebijakan pemerintah pusat berkaitan dengan prioritas anggaran yang akan dikucurkan ke daerah termasuk sampai ke tingkat desa.

Selain pembangunan infrastruktur yang dibiayai APBD Banten melalui Perda No 2 Tahun 2012 tentang pembangunan infrastruktur dengan penganggaran tahun jamak. Berbagai kebijakan nasional juga akan dan sedang dilaksanakan di Banten dalam bentuk 12 proyek strategis nasional di Provinsi Banten.(RIU)

Share With:
Tags
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment