a
Widget Image
Foto SD Negeri 30 Pekanbaru

Sekolah Di Gratiskan, RLS Meningkat

SERANG, BANPOS – Angka Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) Kota Serang baru tercapai 10,00 persen pada 2015 kemarin. Capai tersebut masih rendah jika dibandingkan dengan alokasi anggaran yang digulirkan Pemkot Serang untuk pendidikan yang mencapai 20 persen lebih dari APBD Kota Serang. Padahal, pendidikan sendiri merupakan visinya Kota Serang.

Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, angka RLS 2013 8,8, pada 2014 tercapai 8,9, dan pada 2015 meningkat menjadi 10,00.

Walikota Serang, Tb.Haerul Jaman mengatakan, untuk urusan pendidikan ini sangat penting. Pendidikan memberikan sumbangan yang besar terhadap perkembangan kehidupan sosial ekonomi melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan, kecakapan, sikap dan produktivitas, sehingga pendidikan diharapkan mampu menghasilkan tenaga kerja yang berkualitas.

“Memang capainya masih rendah jika dibandingkan alokasi anggaran yang digulirkan, akan tetapi kita akan teru tingkatkan. Hal ini terbukti dari setiap tahunnya RLS mengalami peningkatakan,” Ungkap Jaman, didampingi Kepala Bappeda Kota Serang, Joko Sutrisno, usai acara Rapat Koordinasi Pejabat Pemerintah atau Seba Negeri Kota Serang, di halaman kantor Kelurahan Curug, Rabu (24/8).

Jaman juga mengaku, dikatakan rendahnya capaian angka RLS, hal ini karena setiap tahunnya jumlah penduduk Kota Serang juga meningkat. Maka anggaran pendidikannya pun harus terus ditambah. Untuk meningkatkan angaran ini, tentunya Pendapatan Asli Daerah (PAD) pun harus digenjot. Sehingga semua program ini dapat meningkat pula.

“Setiap tahunya pihaknya terus meningkatkan anggaran untuk pendidikan, dan mengalokasikan anggaran untuk pendidikan gratis, melalui program Biaya Operasional Manajemen Mutu (BOMM), yang tahun depan dianggaran Rp48 miliar,” katanya.

Ia juga mengaku, dengan digulirnya program pendidikan gratis ini sangat berdampak. Dimana berdasarkan data, angka melek huruf meningkat, dari 2013 97,1 meningkat menjadi 97,6 di 2014, dan pada 2015 juga meningkat jadi 99,87 persen. Kemudian Angka Partisipasi Kasar (APK) untuk SD/MI/Sederajat di 2013 mencapai 125,21 persen, 2014 meningkat jadi 125,50 persen, dan 2015 jadi 125,48 persen.

APK SMP/MTs/Sederajat 2013 mencapai 99,20 persen, pada 2014 jadi 99,50 persen, dan pada 2015 meningkat menjadi 119,30 persen. APK SMA/SMK/MA/Sederajat 2013 86,00 persen, 2014 ningkat jadi 89,00 persen, dan pada 2015 99,93 persen. Kemudian Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI/Sederajat 2013 99,00 persen, 2014 dan 2015 meningkat 100,00 persen.

APM SMP/MTs/Sederajat 2013 tercapai 94,50 persen, 2014 jadi 95,00 persen, dan 95,51 persen di 2015. APM SMA/SMK/MA/Sederajat di 2013 tercapai 77,60, 2014 ningkat 78,60 persen, dan 2015 79,67 persen.

Kepala Bappeda Kota Serang, Joko Sutrisno mengatakan untuk RLS ini sudah cukup baik dari tahun ke tahunnya, meskipun masih rendah jika dibandingkan alokasi anggaran yang ada. “Bertahap lah, tidak bisa sekaligus,” katanya.

Namun kata Joko, untuk dari sektor lainnya hampir semuanya mengalami peningkatan, seperti Indeks Pembangunan Manusia setiap tahunnya meningkat. Pada 2013 IPM 69,69 persen, kemudian di 2014 70,26 persen, dan di 2015 tercapai 70,80 persen. Capain itu terbilang sangat bagus dan diatas standar target provinsi. (NED)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment