a
Widget Image
polisi supplay sabu

Selundupkan Sabu ke Rutan, Anggota Polisi Divonis Ringan

SERANG, BANPOS – Brigadir Karisma divonis pidana penjara selama 8 bulan oleh majelis hakim PN Serang. Oknum anggota Polres Serang tersebut dijatuhi pidana karena terbukti terlibat upaya penyundupan narkotika jenis sabu ke dalam Rutan Klas II B Serang.

Putusan dibacakan oleh majelis hakim Hengky Hendrajadja dan jaksa penuntut umum (JPU) Kejati Banten Suharto. Sedangkan terdakwa Brigadir Karisma didampingi bidang hukum (bidkum) Polda Banten Kompol Askari dan Ipda Samino.

“Mengadili, menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Karisma dengan pidana penjara selama 8 bulan dikurangi selama terdakwa berada di dalam tahanan. Menetapkan terdakwa agar tetap berada di dalam tahanan,” ujar Hengky membacakan amar putusan.

Selain menjatuhkan pidana penjara, majelis juga mewajibkan Brigadir Karisma untuk menjalani masa rehabilitasi selama tiga bulan di Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten.

Majelis menilai, perbuatan Brigadir Karisma telah terbukti melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan satu jenis sabu sesuai dengan dakwaan JPU Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Menyatakan barang bukti berupa satu unit handphone merek Samsung dirampas untuk dimusnahkan dan satu bungkus plastik sabu seberat 0,4248 gram,” kata Hengky.

Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan JPU Kejati Banten. Sebelumnya, JPU menuntut terdakwa Brigadir Karisma dengan pidana penjara selama satu tahun dan rehab enam bulan. Menanggapi putusan tersebut, JPU menerima dan tidak menyatakan banding. “Kami menerima,” ujar JPU Suharto.

Sikap yang sama diambil oleh terdakwa Brigadir Karisma yang mengaku menerima putusan. Bidang hukum Polda Banten Ipda Samino pihaknya menerima putusan karena hukuman yang dijatuhkan majelis hakim lebih rendah dari tuntutan JPU. Selain itu, terdakwa Brigadir Karisma telah mengakui perbuatannya.

“Kami terima karena lebih rendah dari tuntutan JPU, terdakwa juga sudah mengakui perbuatannya dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya,” katanya.

Disinggung soal jenis sanksi kode etik yang dijatuhkan kepada Brigadir Karisma, Ipda Samino enggan mengomentarinya. Menurutnya, sanksi yang dijatuhkan kepada terdakwa diputuskan setelah sidang disiplin di Polres Serang atau di Polda Banten nanti.

“Kalau sanksi disiplin itu nanti setelah sidang kode etik. Sidangnya saya belum tahu apakah nanti di Polda atau Polres,” tuturnya. (NED)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment