Verifikasi Data Faktual KTP Dukungan Harus Dilakukan Secara Door to Door

MALINGPING, BANPOS – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lebak meminta agar panitia pemungutan suara (PPS) di setiap desa harus melakukan verifikasi kartu tanda penduduk (KTP) dukungan calon Gubernur dan Wakil Gubernur dari jalur perseorangan atau non partai yang dilakukan secara dor to dor.

“PPS wajib datang langsung kerumah-rumah warga ketika verifikasi data faktual dan wajib melampirkan bukti-bukti yang jelas”, kata Ace Sumirsa Ali, anggota Komisioner KPU Lebak dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Verifikasi Faktual Calon Perseorangan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kecamatan Malingping, yang digelar Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Pendopo Kecamatan Malingping, Kamis (18/8).

Begitu pula ketika melakukan verifikasi menemukan kejanggalan seperti menemukan KTP ganda, kata Ace, maka PPS harus mencoretnya.

“Dan jika PPS melakukan pendataan, maka harus ada surat pernyataan dari pemilik KTP pendukung calon perseorangan tersebut,” tandasnya.

Sementara itu, Kepada BANPOS Ketua PPK Malingping Refi Risnandar mengatakan, acara bimtek yang dilaksakan untuk menjelaskan bagaimana cara verifikasi faktual calon perseorangan agar tidak keliru ketika mendata.

“Agar PPS bisa paham bagaimana tahapan verifikasi data pendukung,”, katanya.

Menurut Refi pula, bahwa diketahui untuk wilayah Malingping data jumlah dukungan perseorangan dari calon independen Dimyati Natakusumah dikabarkan terbesar se Kabupaten Lebak, yang jumlahnya yakni 23.972.

“Jumlah itu ada di KPU yang dibawa oleh calon independen untuk melengkapi syarat pendaftaran. Namun untuk di Malingping kami akan validasi lagi dalam verifikasi faktual oleh semua petugas ceklis di semua jajaran PPS, dan itu akan dilakukan secara door to door,” paparnya. (WDO)

Share With:
Tags
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment