Akhirnya, Golkar Dukung Pasangan WH-AA

JAKARTA, BANPOS – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar akhirnya secara resmi menandatangani surat rekomendasi pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, Wahidin Halim dan Andhika Hazrumy.

Turunnya surat rekomendasi yang di tanda tangani langsung oleh Ketua Umum Golkar, Setya Novanto dan Sekjen Partai Golkar Idrus Marhan tersebut mempertegas pasangan WH-AA yang sebelumnya dianggap masih bisa di pisahkan.

“Dengan ini (rekomendasi DPP Partai Golkar,red) tidak ada lagi yang perlu diragukan, bahwa pasangan WH-Andika sudah bulat. Anggapan publik secara tegas terbantahkan,” Ujar Wahidin Halim di kantor DPP Partai Golkar di Jakarta, Sabtu 10 September 2016.

Saat ditanya perihal Partai Koalisi, pihaknya akan fokus memantapkan koalisi lima partai, yakni partai Golkar, Partai Demokrat, PKS dan Partai Hanura serta Partai Amanat Nasional (PAN).

“Kami akan segera melakukan konsolidasi partai koalisi. Untuk PAN dan PKB masih terus dibangun komunikasi,” tandasnya.

Sementara itu, Andika Hazrumy menambahkan diterimanya surat rekomendasi penetapan pasangan calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah WH-Andika dari DPP Partai Golkar sebagai penanda jalan kemenangan bagi pasangan WH-Andika semakin mantap.

“Langkah selanjutnya tanggal 19 September 2016 akan digelar deklarasi pasangan WH-Andika sekaligus konsolidasi partai koalisi,” Tambah Andika.

Dirinya menjelaskan rekomendasi DPP perihal penetapan calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah Provinsi Banten tak hanya berlaku bagi pasangan calon, melainkan intruksi kepada DPD Partai Golkar Provinsi dan DPD Kabupaten/Kota di Banten untuk bekerja tepat untuk pemenangan pasangan yang sudah ditetapkan.

“Ada beberapa pesan yang dipaparkan tadi bahwa DPD Golkar harus segera membentuk tim Kerja pemenangan dengan komposisi tim struktural dan nonstruktural,” katanya.

Lebih jauh menuturkan, sebagaimana paparan ketua Bidang Pemenangan Jawa I DPP Partai Golkar, Agun Gunandjar Sudarsa, pemberian rekomendasi penetapan pasangan cagub dan cawagub WH-Andika untuk Pilgub Banten 2017 lebih disebabkan selain hasil survei yang cukup memuaskan dan berpotensi menang, juga karena melihat realitas politik daerah.

“Jadi tepatnya rekomendasi ini kami terima karena sudah melalui proses dan prosedur sebagaimana ketentuan DPP Partai Golkar. Meski ada pihak yang berupaya menjegal melalui hasil survei terbalik, namun DPP tetap memberikan keputusan sesuai harapan,” tuturnya.

Seraya mengatakan, keputusan berpasangan dengan Wahidin Halim tidak terjadi secara tiba-tiba, tetapi melalui proses komunikasi dan kajian yang cukup panjang. “Jadi keputusan ini tidak ujug-ujug. Bukan keputusan emosional. Sudah melalui perhitungan yang panjang. Yakni metodologi survei, realita politik, dan spiritualitas,” katanya meyakinkan.

Diketahui, Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar resmi memberikan rekomendasi kepada pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Banten, Wahidin Halim-Andika Hazrumy, Sabtu 10 September 2016. Surat rekomendasi dengan nomor R360/GOLKAR/VIII/2016 tersebut ditandatangani Ketum Partai Golkar, Setya Novanto dan Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham tertanggal 31 Agustus 2016 lalu.

Dalam surat rekomendasi itu tersebut DPP Partai Golkar melampirkan formulir B1 KWK-Parpol dan SK Kemenkumham serta SK DPP terhadap DPD Partai Golkar Provinsi Banten. (DIK)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment