a
Widget Image
pemerkosaan

Berdalih Ingin Mengajarkan Sulap, Seorang Pengemis Cabuli 8 Anak Remaja

SERANG, BANPOS – Meski menderita cacat fisik, tidak menghalangi Mad Yanto (25), untuk melalukan tindakan kriminal, pria yang kesehariannya mengemis tersebut diduga melakukan tindak asusila dengan mencabuli delapan orang remaja di Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Kamis (1/9/2016).

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Serang, AKP Gogo Galesung mengungkapkan, Mad Yanto di laporkan telah mencabuli korbannya dengan modus mengiming-imingi korban untuk diajarkan bermain sulap.

“Modusnya mau mengajarkan sulap. Biar bisa sulap, harus melalui perbuatan cabul,” Ujar Kasatreskrim Polres Serang, AKP Gogo Galesung.

Gogo menjelaskan, pelaku melakukan aksi bejatnya tersebut didalam sebuah gubuk miliknya, sebelumnya korban yang telah diiming-imingi akan diajarkan sulap tersebut harus mengikuti persyaratan pelaku yang merupakan tindakan asusila.

“Korban percaya setelah pelaku memperlihatkan keahliannya,” Lanjutnya.

Tidak sampai disitu, pelaku yang berhasil meyakinkan korban langsung meluapkan nafsu bejatnya kepada para korban yang masih remaja, kedelapan korban yaitu Ted, Sad, Ip, Med, Ad, Hen, Asr, dan Ep.

Sementara itu, Mad Yanto yang menderita kekurangan fisik dengan hanya memiliki satu kaki tersebut mengaku hanya melakukan pencabulan kepada empat korban saja dan membatah telah mencabuli keempat korban lainnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut, Mad Yanto dapat dikenakan Pasal 82 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara dan denda Rp5 miliar. (DIK)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment