a
Widget Image
tower telekomunikasi

Bermasalah! 341 Tower di Pandeglang Tetap Beroperasi

PANDEGLANG, BANPOS – Sebanyak 341 tower telekomunikasi di Pandeglang melanggar peraturan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Ironisnya, hingga kini ratusan tower tersebut tetap beroperasi.

Kepala Bidang Tata Ruang Dinas Cipta Karya Penataan Ruang dan Kebersihan (DCKPRK) Pandeglang, Cecep Komara membenarkan, jika ratusan tower tersebut masih beroperasi.

Ia mengungkapkan, salah satu tower telekomunikasi yang dibangun oleh PT Solusi Tunas Pratama dikawasan pasar Batubantar, Kecamatan Cimanuk, melanggar pemanfaatan ruang dan peraturan zonasi. Menurutnya, permasalahan ini akan berdampak pada Penghasilan Asli Daerah (PAD) Pandeglang.

“Tower tersebut sudah kami informasikan kepada dinas terkait, bahwa sudah melanggar peraturan tata ruang dan perlu dikaji kembali dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW),” katanya, Jumat (23/9/2016).

DCKPRK Pandeglang, sambung dia, hanya memiliki kewenang dalam melakukan pengecekan dan pengawasan terhadap pembangunan tower telekomunikasi. Dalam pengecekan tersebut, pihaknya melakukan beberapa tahapan, supaya pembangunan tower tersebut dapat berfungsi sebagai mana mestinya.

“Tugas kami hanya melakukan pengecekan saja, karena kalau tidak memenuhi syarat tidak akan kami berikan rekomendasinya,” ujarnya.

Senada, Kepala Bidang Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Pandeglang, Tubagus Nandar juga membenarkan, bahwa saat ini ratusan tower telekomunikasi di Pandeglang telah melanggar peraturan yang berlaku.

Pihaknya sudah memeberikan surat teguran terhadap perusahaan yang dinilai telah melanggar peraturan yang berlaku. Bahkan, Dishubkominfo Pandeglang siap melakukan pembongkaran paksa, apabila pihak perusahaan tower telekomunikasi tidak mengingahkan surat teguran tersebut.

“Kami sudah memberikan surat teguran kepada pihak yang bersangkutan,” tukasnya. (CR-2/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment