a
Widget Image
Manchester United vs Manchester City / IST

Derby Manchester, Sarat Balas Dendam Pelatih Sekaligus Pemain

SERANG, BANPOS – Derby Manchester tak hanya akan menyajikan sebuah pertandingan adu gengsi tim sekota. Laga ini diyakini sarat dengan dendam diantara para pemain di kedua tim.

Selama ini, hanya rivalitas Jose Mourinho dan Pep Guardiola sebagai arsitek yang disebut akan semakin memanaskan laga Manchester United vs Manchester City di Old Trafford, hari ini Sabtu (10/9/2016).

Ternyata, tercatat ada tiga dendam kesumat diantara pemain dan pelatih yang juga akan berbenturan di lanjutan Liga Primer Inggris kali ini. Berikut ulasannya seperti dilansir The Sun.

Jose Mourinho dan De Bruyne saat masih satu team di Chelsea / IST

Jose Mourinho dan De Bruyne saat masih satu team di Chelsea / IST


1. Jose Mourinho vs Kevin De Bruyne

Kevin De Bruyne diyakini masih menyimpan sekelumit persoalan dengan Jose Mourinho saat masih di Chelsea.

Pemain asal Belgia itu merasa sangat terhina dengan cara Mourinho memperlakukan dia dan dibuang ke Wolfsburg .

Namun, De Bruyne membuktikan dengan tampil memukau di Jerman. Hal ini sempat meninggalkan tanda tanya besar dari penggemar Chelsea mengapa pemain ini dibuang.

Mourinho menegaskan ia tidak ingin menjual De Bruyne yang kemudian kembali ke Inggris dengan rekor transfer 54 juta poundsterling di Manchester City tahun 2015.

Mourinho saat itu mengaku playmaker tersebut tidak mau bersaing dengan rekan satu timnya.

De Bruyne membalas, dengan mengatakan ia terus berlatih dengan baik meskipun tak begitu dianggap di Chelsea saat Mourinho memegang kendali.

“Mourinho memaparkan bagaimana semua gelandang serang bermain. Dia menunjukkan statistik enam pemainnya”

“Dia ingin menunjukkan bahwa saya tidak melakukan permainan seperti yang lain. Aku hanya menjawab, “Maaf, tidak logis. Saya telah bermain game kurang dari yang lain. Bagaimana Anda bisa membandingkan saya dengan orang lain?. Itu tidak adil di mata saya,” kata De Bruyne.

“Orang-orang yang mengenal saya, tahu itu tidak benar. Beberapa bulan kemudian, saya adalah pemain kunci di Wolfsburg dan saya memainkan Piala Dunia yang baik. Siapa yang benar sekarang? Saya hanya ingin bermain sepak bola. Menempatkan saya di bangku cadangan membuat saya merasa buruk,” curhat De Bruyne.

Di Derby Manchester, De Bruyne diyakini akan tampil maksimal demi membuktikan ke Mourinho bahwa langkahnya saat masih di Chelsea salah. De Bruyne bagaikan seorang pemain yang dipandang sebelah mata saat itu.

Marouane Fellaini saat menyikut Pablo Zabaleta pada derby manchester musim lalu / IST

Marouane Fellaini saat menyikut Pablo Zabaleta pada derby manchester musim lalu / IST


2. Marouane Fellaini vs Pablo Zabaleta

Fellaini dan Zabaleta punya sejarah kelam lama saat derby di Old Trafford Maret 2014.

Fellaini lolos dari kartu merah setelah menyikut Zabaleta di wajah saat City menang 3-0.

Dia juga bebas tanpa hukuman meski sempat meludahi Zabaleta saat terbaring jatuh di lapangan.

FA memilih untuk tidak bertindak di kedua insiden dan Zabaleta marah saat itu: “Saya sedikit frustrasi ketika Fellaini hanya menyikut saya.

“Saya mendengar dia berkata bahwa aku berlari ke sikunya tapi itu hal terlucu yang pernah saya dengar dalam hidup saya. Saya pikir dia harus off (kartu merah) untuk itu, 100 persen,”

“Aku tahu aku bukan pemain tertinggi di liga tapi ia tak menghiraukan bola dan hanya mencoba untuk menyiku saya.”

Setelah insiden itu, penyelidikan dilakukan setelah rekaman muncul untuk menunjukkan bagaimana Fellaini meludah permen karet ke arah Zabaleta.

Penyelidikan yang kemudian membebaskan Fellaini dari segala kesalahan dan Zabaleta menambahkan bahwa ia menghormati kesimpulan itu.

Dia mengatakan: “Saya tidak akan mengatakan apa-apa tentang meludah karena saya tidak melihatnya ketika saya berada di lapangan. Saya melihat beberapa gambar setelah pertandingan tapi saya akan menghormati keputusan FA tentang hal itu. Mereka adalah orang yang tepat untuk memutuskan semua hal ini.”

Zabaleta mungkin memilih diam. Namun, perseteruan yang sempat menghebohkan ini belum meredakan kebencian diantara mereka. Saat bentrok di Derby Manchester akhir pekan ini, kedua pemain ini layak jadi sorotan.

Pep Guardiola dan Zlatan Ibrahimovic saat masih team, Barcelona / IST

Pep Guardiola dan Zlatan Ibrahimovic saat masih team, Barcelona / IST


3. Pep Guardiola vs Zlatan Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic sempat bersitegang dengan mantan pelatihnya di Barcelona, Joseph Guardiola. Dalam autoboiografinya, Ibra bahkan mengakui mengeluarkan kata-kata umpatan dengan menyebut Guardiola adalah “pengecut bertulang”.

“Anda mungkin telah diharapkan oleh Guardiola tapi kemudian tidak seperti itu. Dia seorang pengecut bertulang,” umpat Ibrahimovic, pada 2013 silam.

Kala itu, Barcelona kalah atas Inter Milan di semi final Liga Champions. Ibra sangat marah dan berteriak pada Pep Guardiola, “Saya benar-benar kehilangan kesabaran saat itu dan berteriak sangat keras kepadanya,”

Ibra menyebut bahwa Pep Guardiola yang memboyongnya dari Inter Milan di tahun 2009 membuat ia membuang-buang waktu dengan berstatus pemain yang tidak terlalu diharapkan. Ibra mengakui bahwa ia sangat terkejut dengan cara Pep memperlakukan dirinya.

Ibra juga membandingkan Pep dengan Jose Mourinho. “Aku belum pernah bertemu dengan seorang manajer yang sangat dekat dengan pemainnya. Ia mengetahui semua hal tentang pemainnya bahkan sampai ke ukuran sepatu dari kiper ketiga,” kata Ibra memuji Mourinho.

Sekelumit masalah diantara tim MU dan City ini akan terjawab pada laga panas Derby Manchester Sabtu ini. Siapakah tim terbaik diantara keduanya, kita tunggu saja…. (RUL/NET)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment