a
Widget Image
Nampak kegiatan di tempat karoke Superstar Pulomanuk Bayah dalam suatu aktivitas malam belum lama ini ***

Dituding Langgar Perbup, Aktivis Baksel Minta Tempat Karoke Superstar Ditutup

BAYAH, BANPOS – Aktivis Lebak Selatan (Baksel) di Bayah mendesak Pemkab Lebak agar menutup aktivitas karaoke ‘Superstar’ di kawasan wisata Kampung Pulo Manuk, Desa Darmasari, Kecamatan Bayah. Mereka menuding di tempat karoke itu banyak berkeliaran wanita pemandu lagu (PL) yang berpakaian seronok dan di sana juga menjajakan minuman keras.

Mereka meminta agara pemerintah segera menutup tempat hiburan malam tersebut, karena katanya, dalam menjalankan aktivitasnya diduga kuat melanggar Peraturan Bupati (Perbup) Lebak Nomor 42 Tahun 2014 Tentang Penyelenggaraan Usaha dan Hiburan.

Sebagaimana diungkapkan aktivis Bayah, Nandang Supriatna kepada wartawan bahwa aktivitas tempat hiburan itu jelas ilegal.

“Kami minta Pemkab Lebak segera menutup aktivitas karaoke Superstar, tolong jangan tutup mata. Karena, sudah jelas itu melanggar Perbup tentang penyelenggaraan usaha dan hiburan,” tegas aktivis lingkungan itu pada Minggu (18/9/2016).

Terang Dia, bahwa karaoke yang dikelola oleh oknum Kepala Sekolah di salah satu SDN di Kecamatan Bayah itu, di sana menyediakan wanita pemandu lagu (PL).

Selain diduga belum memiliki izin operasi, kegiatan karaoke dapat menimbulkan penyakit masyarakat. Soalnya, di dalam tempat karaoke kerap dijadikan ajang maksiat, banyak wanita yang berpakaian seronok berkeliaran di tempat itu.

Bahkan, katanya lagi, di tempat itu juga sangat begitu bebas mendapatkan minuman keras dan dijadikan tempat mabuk-mabukan para pengunjung karaoke.

“Dalam aturan sudah jelas, setiap karaoke atau tempat hiburan tidak dibenarkan menyediakan minuman keras dan atau membawa wanita yang bukan suami atau istrinya. Namun, kenyataanya di Superstar itu banyak ditemukan miras dan para wanita PL,” ujarnya.

Terpisah, ketika dihubungi BANPOS melalui telepon selulernya, Minggu (18/9), Majid, pemilik Karoke Superstar Pulomanuk Bayah itu, yang bersangkutan tidak pernah mengangkat handphonnya.(WDO)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment