a
Widget Image
Kasat Reskrim Polres Serang, AKP Gogo Galesung tengah mengekspose tersangka berinisial SG beserta barang bukti terkait kasus membuka praktek kesehatan ilegal  di Mapolres Serang, Kota Serang, Rabu (7/9). Akibat perbuatan tersbut SG dikenakan Uu praktek kedokteran dan uu kesehatan pasal 78 nomer 29 tahun 2014 dan uu nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman 9 tahun penjara / DIKA

Gelar Praktek Medis Ilegal, Seorang PNS Ditangkap

SERANG, BANPOS – Kepolisian Resort Serang berhasil mengamankan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), SG (54) yang tengah melalukan operasi medis tanpa ijin di Klinik Prima Medika Kampung kuranji kidu, Kecamatan Taktakan, Kota Serang.

Kepala Satreskrim Polres Serang, AKP Gogo Galesung mengungkapkan tersangka berinisial SG diamankan setelah membuka prakatek tanpa ijin sejak tahun 2013. Dengan modal peralatan bedah dan obat-obat yang di dapatkannya di apotik, tersangka berhasil mengelabui beberapa korban.

“Tersangka ini memiliki basic keperawatan, tersangka berhasil kita amankan minggu 4 september 2016 kemarin,” Ujar AKP Gogo Galesung, Rabu (7/9/2016).

Sementara itu, tersangka yang merupakan PNS di RSUD Drajat Prawiranegara tersebut memberikan harga lebih murah ketika menjalankan prakteknya, sehingga tidak sedikit masyarakat tidak mampu yang menggunakan jasa ilegal tersebut. Bahkan seorang korban berinisial SH (54) dilaporkan meninggal dunia setelah dioperasi bedah hernia oleh tersangka.

“Seharusnya tersangka memiliki ijin, untuk menggelar operasi bedah,” Lanjutnya.

Dalam penangkapan tersebut, Kanit Krimum Polres Serang berhasil mengamankan Tabung oksigen, 2 lampu periksa, mesin steril alat operasi dan tempat set alat operasi, meja alat operasi, peralatan operasi, set tensi meteran, set tiang infus dan puluhan obat serta alat suntik.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dapat dikenakan UU praktek kedokteran dan UU kesehatan pasal 78 nomer 29 tahun 2014 dan uu nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman 9 tahun penajara. (DIK)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment