Guna Tingkatkan Populasi Ternak Kerbau, Distanak Gelar Ajang Kontes Kerbau

SERANG, BANPOS – Sebagai salah satu daerah tingkat populasi kerbau yang tinggi secara nasional, Provinsi Banten melalui Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Banten terus lakukan peningkatan populasi ternak kerbau dengan berbagai cara, diantaranya melalui kontes kerbau yang biasa digelar setiap tahunnya.

Acara yang dipusatkan di kawasan Banten agro Techno Park, Curug, kota Serang ini berlangsung hari ini Selasa, (6/9/2016) hingga besok (7/9/2016).

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Banten Dwi Harsono mengatakan, kegiatan yang diikuti 8 kabupaten/kota di Provinsi Banten ini bertujuan untuk menjaring potensi bibit unggul.

“Ketersediaan stock daging kerbau sangat tinggi, kita coba untuk terus meningkatkan populasinya guna mendorong swasembada daging,” katanya saat di temui dalam acara Pra Kualifikasi Peserta Kontes Ternak Kerbau di Kontes Ternak Kerbau dan Pameran Peternakan Tingkat Provinsi Banten di Kawasan Banten Agro Techno Park, Curug, Kota Serang, Selasa (6/9/2016).

Saat ini, pemerintah tengah berupaya menggenjot penambahan populasi kerbau untuk mendukung ketahanan pangan hewani dari ternak yang berbasis pada sumber daya lokal dengan menempatkan kerbau unggulan Banten.

“Ketersediaan ternak kerbau di Banten yang masuk dalam kategori unggulan tersebar di Lebak, Pandeglang, Serang dan Kabupaten Tangerang. Kontes ini akan kembali menyeleksi kerbau terbaik daerah,” jelas Dwi.

Sementara itu, Fungsional Pengawas Peternak dari Kementerian Pertanian RI Beni Hermawan menjelaskan, di Banten kerbau merupakan populasi ternak ruminansia terbanyak dibandingkan dengan ternak lainnya jadi pemerintah harus terus mengupayakan agar kualitas kerbau Banten bisa baik dan meningkat.

“Penilaian kontes ternak kerbau dilakukan dua metode penilaian, yakni kualitatif dan kuantitatif. Adapun penilaiannya diantaranya dilihat dari bentuk tubuh, kesesuaian kepala, tinggi pundak, panjang badan dan umur,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Banten Agus M Tauchid berharap, kegiatan tersebut dapat memacu para peternak untuk terus menjaga kualitas bibit dan ketersediaan kerbau di Banten. Sebab, sebagai salah satu daerah penghasil kerbau, Banten dapat berkontribusi secara maksimal dalam program swasembada daging.

Menurutnya, banyak cara untuk bisa meningkatkan populasi ternak kerbau unggul dan bisa masuk kedalam kategori standarisasi dan recording.

“Peternak (peserta) akan mencatat riwayat kerbau, ini cara untuk mengetahui kualitas kerbau,” ujat Agus, mengakhiri. (RIU/RUL)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment