a
Widget Image
google, investigasi google

Indonesia Akan Investigasi Google Terkait Dugaan Penggelapan Pajak

JAKARTA, BANPOS – Pemerintah tengah mempertimbangkan untuk melakukan investigasi terhadap Google atas dugaan penggelapan pajak. Hal ini sebagaimana dikemukakan Kepala Kantor Wilayah Jakarta Khusus Direktorat Jenderal Pajak Muhammad Hanif.

Ia mengungkapkan, bahwa Google telah menolak upaya pemeriksaan pajak oleh pemerintah Indonesia pada April lalu.

“Kami akan meningkatkan upaya pemeriksaan tersebut menjadi investigasi, karena mereka menolak jadi kemungkinan ada indikasi tindakan kriminal,” katanya, seperti dilaporkan oleh Bloomberg, beberapa waktu lalu.

Muhammad Hanif mengatakan, kemungkinan bulan depan pihaknya akan mulai menggelar investigasi kepada Google.

Menanggapi kabar tersebut, Kepala Komunikasi Google untuk wilayah Asia, Pasifi Taj Meadows menolak berkomentar.

Sementara itu raksasa teknologi lainnya, seperti Yahoo, Facebook dan Twitter, telah mengabulkan upaya pemeriksaan pajak oleh pemerintah Indonesia. Google dan Yahoo telah beroperasi sebagai perusahaan terbatas, sedangkan Twitter dan Facebook beroperasi sebagai cabang Asia Pasifik.

Hanif meyakini, bahwa perusahaan tersebut telah memperoleh pendapatan periklanan yang besar dari operasi bisnis di Indonesia, jadi alokasi 4 persen Google dari total pendapatan mereka dinilai terlalu kecil.

Menurut data Kementerian Komunikasi dan Informatika nilai industri periklanan digital di Indonesia mencapai USD 800 juta tahun lalu dan dicurigai lolos jeratan pajak. (RMA/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment