a
Widget Image
pajak, nunggak pajak, ilustrasi pajak

Nunggak Pajak Rp5 M, Pemkab Serang Ancam Tutup PT Pondok Kalimaya Putih

SERANG, BANPOS – Pemkab Serang mengultimatum PT Pondok Kalimaya Putih (PKP) selaku pengelola salah satu hotel di Puau Sangiang, di Desa Cikoneng, Kecamatan Anyar. Ancaman tersebut diberikan lantaran manajemen perusahaan dinilai tidak memiliki itikad baik untuk melunasi tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang mencapai lebih dari Rp5 miliar.

Kepala Dipenda Kabupaten Serang, Bustomi mengatakan, bahwa pihaknya tidak akan lagi memberikan toleransi kepada penunggak pajak, terutama kepada PT PKP. Pasalnya, manajemen pengelola hotel itu belum memenuhi kewajibannya membayar PBB selama kurang lebih 20 tahun.

“Progres PT Pondok Kalimaya Putih saat ini sudah dilakukan rapat secara komprehensif dalam persiapan langkah-langkah penegakan hukum. PT Pondok Kalimaya Putih memiliki tunggakan PBB selama 20 tahun dengan nilai mencapai Rp5 miliar dengan luas lahan mencapai 250 hektare,” ujarnya, Kamis (29/8/2016).

Ia menjelaskan, sikap tegas tersebut diambil karena pihak PT PKP mangkir dari panggilan Dispenda selama tiga kali berturut-turut. Kendari demikian, pihaknya akan tetap melakukan persuasif dengan mendatangi langsung pemilik PT PKP. Namun, jika tidak ada tanggapan, maka Dispenda akan menutup tempat tersebut.

“Kami sudah melakukan pemanggilan sebanyak tiga kali tapi tidak digubris, alasannya sakit. Minggu depan kita datangi pemiliknya kalau tidak direspon tentu akan masuk ke tahap teguran sebanyak tiga kali. Kalau tidak juga digubris kita ambil tindakan penutupan,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Serang, Fajar Kharisma mengaku, sangat mendukung langkah tegas yang diambil Dipenda. Menurutnya, semua yang berinvestasi di Kabupaten Serang harus mengikuti aturan yang berlaku.

“Kalau data-datanya sudah lengkap dan valid tentu kami dukung demi terciptanya Kabupaten Serang yang tertib,” tukasnya. (DWA/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment