a
Widget Image
dimyati - yemelia

Pasangan Dimyati – Yemmelia Diduga Palsukan Dokumen Dukungan

PANDEGLANG, BANPOS – Suasana kantor Pengawas Pemilu (Panwaslu) Pandeglang mendadak heboh dan ricuh. Hal ini dikarenakan seorang warga Pandeglang, Yogi mengamuk, lantaran dirinya merasa dipersulit saat hendak melapor terkait pencatutan indentitas Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan pemalsuan tanda tangan sebagai syarat dukungan terhadap Bakal Calon Gubernur Banten melalui jalur independen Achmad Dimyati Natakusumah dan Yemelia.

Yogi mengungkapkan, bahwa salah seorang anggota keluarganya yang telah meninggal dunia telah dicatut dalam dukungan pasangan Achamd Dimyati Natakusumah dan Yemelia. Padahal, dirinya telah melaporkan pemalsuan tersebut kepada Panwaslu Pandeglang, namun hingga kini belum ada tindakan.

“Saya rasa Panwaslu Kabupaten Pandeglang telah mempersulit upaya laporan pencatutan identitas dan pemalsuan tanda tangan anggota keluarga kami yang sudah meninggal,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Pandeglang, Nana Sobana mengatakan, jika proses verifikasi faktual hingga kini masih dilakukan dan belum selesai. Terkait laporan warga yang tidak terima identitasnya dicatut, sambung dia, masih dalam proses penyidikan Panwaslu.

“Terkait kasus pencatutan identitas dan pemalsuan tanda tangan ini masih kita selidiki. Jika memang benar, kami akan coret dari berkas dukungan yang kami terima dari KPU,” terangnya.

Sebelumnya, hal serupa juga dialami warga Kampung Curug Anggur, Kelurahan Kadomas, Pandeglang, Sumarna yang mengaku kecewa dengan tim sukses pasangan Dimyati – Yemelia, karena yang telah memalsukan dukungan dengan mencatut identitas dan tanda tangan istrinya yabg telah meninggal dunia.

“Aneh banget baru calon pemimpin kok begitu sih?. Apalagi kalau sudah jadi pemimpin,” tukasnya. (DIK/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment