a
Widget Image
Kondisi terkini jembatan Nambo, Sukahujan Kecamatan Cihara sebagai poros penghubung wilayah selatan. Nampak jembatan itu milik pemeliharaan Satker jalan Nasional dalam keadaan rusak parah dan hanya ditambal batang pohon kelapa.

Pemeliharaan Jembatan di Jalan Nasional Sepanjang Baksel Dipertanyakan

BAKSEL, BANPOS – Sejumlah pihak mempertanyakan pemeliharaan beberapa jembatan nasional di sepanjang jalan Simpang-Bayah-Cibareno (Batas Jawa Barat), Kabupaten Lebak. Pasalnya, saat ini ada tiga jembatan di ruas jalan tersebut rusak parah dan bahkan ambrol.

Seperti halnya jembatan Nambo di Desa Cilangkahan, Kecamatan Malingping, jembatan Sukahujan di Desa Pondokpanjang, Kecamatan Cihara, dan jembatan Cisiih di Desa Situregen, Kecamatan Panggarangan.

Pantauan BANPOS, Selasa (13/9) kondisi ketiga jembatan kewenangan pemerintah pusat itu kondisinya saat ini cukup memprihatinkan. Baru-baru ini jembatan Sukahujan ambrol, pihak terkait hanya memperbaikinya dengan menggunakan potongan pohon kelapa untuk menambalnya. Sementara dua jembatan lainnya, diperbaiki dengan menggunakan plat besi.

“Pertanyaannya saat ini dikemanakan anggaran pemeliharaan untuk jembatan tersebut. Saya yakin, kalau dipelihara dengan baik semua jembatan itu tidak akan rusak separah itu,”, ujar Awaludin Ketua Ikatan Mahasiswa Cilangkahan (IMC) kepada BANPOS, Selasa (13/9).

Menurut Awaludin, jembatan di ruas jalan Simpang-Bayah-Cibareno itu sangat vital bagi kelangsungan perekonomian di wilayah Kabupaten Lebak khusunya bagian selatan. Sebab, kata Awaludin, tidak ada jalan alternatif lain sebagai pengganti jalan tersebut yang bisa pengendara gunakan.

“Meskipun saat ini kondisinya sudah rusak parah, anehnya belum juga diperbaiki secara maksimal. Anggaran pemeliharaannya dikemanakan, sampai jembatan rusak separah itu tidak segera ditangani dengan maksimal,” tandasnya.

Dihubungi wartawan secara terpisah, Pengawas pembangunan jalan nasional Simpang-Bayah-Cibareno pada Satuan Kerja Jalan Nasional Wilayah II Banten, Kasmedi mengungkapkan, bahwa saat ini anggaran pemeliharaan untuk jembatan sudah habis.

“Anggaranya sudah habis. Saat ini sudah dilakukan penanganan sementara saja, agar bisa dilintasi,” ujarnya.

Kasmedi mengaku tidak tahu secara detil besaran anggaran yang telah digunakan untuk pemeliharaan jalan dan jembatan di wilayah kerjanya. Sebab, katanya, terkait anggaran itu adanya di Pejabat Pelaksana Tekhnis Kegiatan (PPTK), dan pengunaannya bukan hanya untuk di wilayah Kabupaten Lebak saja, akan tetapi digunakan secara merata dari ujung Labuan sampai Cibareno Batas Jabar.

“Untuk menangani kerusakan jembatan itu, sekarang sudah dianggarkan. Kemungkinan pelaksanaannya tahun 2017 mendatang. Kalau tidak ada halangan November ini sudah tandatangan kontrak,”, jelasnya. (WDO)

CAPTION : Kondisi terkini jembatan Nambo, Sukahujan Kecamatan Cihara sebagai poros penghubung wilayah selatan. Nampak jembatan itu milik pemeliharaan Satker jalan Nasional dalam keadaan rusak parah dan hanyab ditambal batang pohon kelapa. *** WIDODO CH/BANTEN POS ***

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment