kapolres pandeglang, akbp ary satriyan

Polres Pandeglang Bekuk Dukun Palsu Pengganda Uang

PANDEGLANG, BANPOS – Polres Pandeglang akhirnya berhasil meringkus Ade Saputra Alias Abah (51) yang berprofesi sebagai dukun palsu pengganda uang.

Dalam menjalankan aksinya, warga Kampung Karoeng, Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran ini berdalih bisa melibat gandakan uang dengan bantuan mahluk halus. Perbuatan kejahatan ini sudah berlangsung selama 3 tahun dan sudah memakan korban 7 orang.

Ade Saputra ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik melakukan serangkaian pemeriksaan. Penetapan status tersangka dikuatkan dengan 26 alat bukti, diantaranya 11 kuningan yang menyerupai emas barang, 1 buah toples beras, 4 botol air mineral, 2 buah keris, 2 bungkus dupa, 1 buku rekening, dan 1 helai kain hitam.

Penangkapan pria yang akrab disapa Abah ini bermula dari laporan Jhony Mansah (35), warga Griya Kencana II blok GG No. 1 Rt 01/13, Sudirman Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tanggerang.

Jhony Mansah yang menjadi korban Abah ini memaparkan, jika dirinya bertemu tersangka sekitar bulan Juli 2016. Saat itu, tersangka mengaku bisa melipatgandakan uang dengan mahar Rp10 Juta menjadi Rp8,7 milyar dengan syarat korban harus menyerahkan sejumlah uang sebagai syarat.

Namun, hingga 18 Juni 2016, Jhony Mansah tidak kunjung mendapat uang yang telah dijanjikan Abah. Bahkan, pelaku sudah susah untuk ditemui. Korban pun akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada Polres Pandeglang.

“Abah ini menjanjikan kepada korban akan menggandakan uang, melalui ritual-ritual yang harus dilaksanakan. Jadi, si korban ini harus memenuhi syarat seperti menyediakan ikan, bebek dan lain-lain,” papar Kapolres Pandeglang, AKBP Ary Satriyan kepada para awak media.

Para korban pun termakan rayuan manis Abah, karena dengan menyerahkan uang puluhan juta bisa berlipatganda menjadi miliaran rupiah.

“Si korban harus menyerahkan mahar sebesar Rp30 juta yang akan dilipatgandakan menjadi Rp. 7,8 milyar. Karena tidak terlealisasikan maka si korban melaporkan kepada kami,” urainya.

Akibat perbuatannya, Ade Saputra alias Abah dijerat dengan pasal tindak pidana penipuan atau penggelapan sebagai dimaksud dalam pasal 378 atau 372 KUHP dengan ancaman hukuman kurungan penjara maksimal 15 tahun penjara.

“Akibat perbuatannya dikenakan pasal 378, karena sudah menipu,” pungkasnya. (CR-2/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment