a
Widget Image
sakit perut

Simak! Ini 5 Masalah Perut yang Patut Diwaspadai

BANPOS – Sebagaian besar organ penting manusia berada di dalam rongga dada dan perut. Karena itu, jangan anggap enteng masalah perut hanya seputar maag, masuk angin dan hal-hal kecil lainnya.

Sebab, banyak penyakit serius yang bisa dideteksi dari kondisi perut. Berbagai keluhan yang muncul di perut bisa menjadi pertanda adanya penyakit serius.

Berikut beberapa masalah atau kondisi perut yang harus diwaspadai :

1. Acid reflux
Hal ini terjadi ketika isi perut, termasuk asam, mengalir ke belakang sampai ke dada dan tenggorokan.

“Hal ini menyebabkan panas, nyeri atau sensasi terbakar di bawah tulang dada yang sering lebih buruk setelah makan atau ketika berbaring,” kata Dr. Bennett E. Roth seperti dilansir laman Today, beberapa waktu lalu.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghindari masalah tersebut.

Pertama, hindari makan dan minum saat hendak tidur. Selain itu, hindari mengonsumsi alkohol, kafein, makanan berlemak dan rokok secara berlebihan.

Secara umum, dokter menyarankan:
– Menghindari makanan pemicu acid reflux.
– Tidak makan makanan besar sebelum tidur.
– Meninggikan bagian kepala saat tidur.
– Menurunkan berat badan.

2. Irritable Bowel Syndrome (IBS)
Kondisi ini diduga disebabkan kerusakan saraf yang mengontrol fungsi usus. Gejalanya yakni mual, kembung, diare, sembelit dan kram.

Masalah besar bagi banyak orang yang menderita IBS adalah stres. Jadi apa pun yang menurunkan tingkat stres, seperti olahraga, pelatihan kesadaran dan meditasi bisa mengurangi gejala IBS. Mengonsumsi makanan berserat makanan juga bisa membantu.

3. Bisul
Ini adalah luka yang berkembang di perut atau lapisan duodenum. Biasanya timbul dengan rasa sakit terbakar yang datang dan pergi, mungkin memburuk ketika lapar dan bisa dihilangkan dengan makan.

Hal ini bisa disebabkan karena obat anti-inflamasi atau aspirin. Artinya, jika sedang mengalami gejala-gejala ini, hindari obat tersebut.

Beberapa pasien mendapatkan kondisi sebagai akibat dari bakteri H. pylori (Helicobacter pylori). Pengobatan untuk ulkus yang disebabkan H. pylori adalah antibiotik.

4. Intoleransi laktosa
Apabila perut tidak menghasilkan cukup enzim yang dibutuhkan untuk mencerna laktosa dalam produk susu, kemungkinan yang terjadi perut akan terasa mual, kembung dan kram setelah mengonsumsinya.

Salah satu solusinya adalah dengan minum susu yang mengandung pengganti laktosa. Selain itu, juga bisa bereksperimen dengan keju.

Sebagai aturan praktis, keju keras cenderung mengandung lebih sedikit laktosa. Keju cottage juga umumnya ditoleransi dengan baik.

5. Penyakit celiac
Orang dengan celiac tidak bisa mentolerir gluten.

Protein yang ditemukan dalam gandum, rye dan barley menendang respon imun auto pada orang dengan penyakit celiac, yang bisa menyebabkan kerusakan pada usus kecil dan mengganggu penyerapan nutrisi.

Meskipun penyakit ini pernah dianggap langka, para ahli saat ini memperkirakan ada lebih dari 2 juta orang di Amerika Serikat menderita kelainan genetik ini. (FNY/CHI/JPNN/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment