a
Widget Image
Unjuk rasa pedagang supermall Cilegon / DONI

Tuntut Turunkan Harga Sewa, Para Pedagang Supermall Cilegon Berunjuk Rasa

CiILEGON, BANPOS – Ratusan pedagang Supermall Cilegon, yang tergabung dalam persatuan pedagang Super Mall Cilegon (P2MC), melakukan aksi unjuk rasa, sebagai bentuk penolakan mereka terhadap kenakalan tarif sewa oleh pihak pengelola dan pihak manajemen supermall.

Sesuai pantauan Bantenpos.co, aksi unjuk rasa yang di adakan di depan Supermall Cilegon terdapat spanduk yang bertuliskan aspirasi dari para pedagang, “Menuntut turunkan harga sewa karena nasib kami menjerit dengan harga sewa sekarang”, serta unjuk rasa menghadang pengunjung super mall untuk masuk kedalamnya, dikarenakan kios yang berada di dalam supermall tutup sebesar 95 persen.

Weli salah satu pedagang di Supermall Cilegon, merasa keberatan atas kenaikan tarif sewa sebesar 10 persen yang menurutnya sangat tinggi, namun perbaikan fasilitas di sekitar supermall tidak kunjung diadakan perbaiakan.

“Masih adanya fasilitas yang kurang baik seperti mushola yang kumuh, keramik yang pecah,” katanya saat ditemui wartawan diselah selah ujuk rasa, Rabu (07/09/2016).

Lebih lanjut Weli mengaku, sebelumnya sudah melakukan musyawarah dengan pihak pengelola dan manajemen Supermall Cilegon, namun tidak ada respon dari pihak Supermall.

“Sebelumnya kita sudah melakukan kordinasi dengan pihak mall untuk meminta musyawarah tapi tidak ada respon sehingga saat ini kita melakukan unjuk rasa seperti ini,” ucapnya.

Spanduk yang dibentangkan sejumlah pedagang supermall Cilegon saat unjuk rasa / DONI

Spanduk yang dibentangkan sejumlah pedagang supermall Cilegon saat unjuk rasa / DONI

Sementara itu, hal yang sama dikeluhkan Tamado sebagai pedagang pakaian yang merasa keberatan dengan harga sewa yang naik namun kiosnya masih mengalami kebocoran sehingga barang menjadi rusak.

“Akibat bocor itu barang barang saya menjadi rusak dan saya mengalami kerugian,” pungkasnya.

Sementara itu, usai melakukan unjuk rasa di depan Supermall Cilegon, puluhan dari pedangang bertemu dengan pihak Supermall Cilegon untuk melakukan proses mediasi, namun hingga saat ini belum ada titik temu antara dua belah pihak, dikarenakan menunggu keputusan dari pihak pusat. (CR-1/RUL)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment