a
Widget Image
jalan-panimbang-munjul1

Waduh, Anggaran Pendataan Leger Jalan Dipertanyakan

SERANG, BANPOS – Kegiatan pendataan leger jalan, yang didanai melalui APBD Banten 2016, menimbulkan pertanyaan. Kegiatan yang dikelola Bidang Bina Teknis (Bintek) pada Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (DBMTR) Banten, tersebut dinilai hanya membebani keuangan daerah saja.

Seperti diutarakan Wawan, aktivis pemerhati keuangan negara, yang menyatakan bahwa penganggaran dana untuk pendataan leger jalan mencerminkan minimnya koordinasi antar bidang pada DBMTR.

Menurut Wawan, sebagaimana tugas pokok dan fungsi DBMTR, hampir semua bidang yang ada di DBMTR melakukan penanganan ruas jalan, yang secara otomatis memiliki data kondisi jalan yang sedang dan akan ditangani oleh masing-masing bidang tersebut.

“Jadi saya rasa DBMTR tidak perlu menganggarkan dana untuk pendataannya, toh semua bidang dan UPT (Unit Pelaksana Teknis) pasti sudah memiliki data jalan. Tinggal dikumpulkan saja dan datanya digabungkan dan dijadikan satu buku,” ucapnya.

Dirinya mencurigai, anggaran untuk pendataan jalan, yang totalnya lebih dari Rp1 miliar tersebut, hanya menjadi bancakan kalangan tertentu.

Diungkapkannya, pada 2016 ini DBMTR menganggarkan dana untuk pendataan leger pada 20 ruas jalan se-Banten, dengan anggaran masing-masing paket sekitar Rp50 jutaan.

“Kalau menilik dari arti katanya, Leger adalah data kondisi jalan dan penunjangnya dalam bentuk tertulis ataupun digital, masa iya UPT ataupun Bidang Pembangunan Jalan tidak punya data sih. Jadi saya rasa anggaran pendataan itu hanya akal-akalan dinas saja untuk mencari keuntungan,” pungkasnya.

Hingga berita ini dibuat, tak ada pejabat terkait di DBMTR Banten yang berhasil dikonfirmasi.(EKI)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment