a
Widget Image
bpjs kesehatan

Waduh!! Dinsosnakertrans Pandeglang Kehabisan Kuota PBI BPJS

PANDEGLANG, BANPOS – Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Pandeglang Deden Kuswan mengungkapkan, bahwa kuota Penerima Bantuan Iuran (PBI) untuk program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) 2016 telah habis.

Ia menjelaskan, bahwa habisnya kuota PBI tersebut sudah berlangsung sejak dua bulan yang lalu. Artinya, pihaknya tidak dapat melayani masyarakat Pandeglang yang akan mengajukan PBI untuk kepersertaan BPJS melalui Dinsosnakertrans.

“Kuota yang ada dan dianggarkan dari APBD Pandeglang dan APBD Banten sudah terpenuhi. Sehingga, tidak lagi dapat mengeluarkan PBI,” ungkapnya, Selasa (27/9/2016).

Perlu diketahui, Dinsosnakertrans Pandeglang telah mengeluarkan rekomendasi PBI BPJS sebanyak 26.826 jiwa.

Untuk masyarakat yang mengajukan permohonan PBI BPJS, sambung dia, terpaksa harus menungu kebijakan dari Pemkab Pandeglang.

Ia memaparkan, salah satu yang membuat kuota PBI BPJS cepat habis, karena kebijakan dari BPJS dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pandeglang yang mengharuskan satu keluarga ikut dalam program tersebut.

“Kalau ada dan enggaknya itu tergantung pemerintahnya mau menganggarkan atau enggak,” jelasnya.

Pihaknya juga tidak bisa memberi rekomendasi PBI BPJS meskipun warga sudah membawa Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Dia memperkirakan, kuota PBI BPJS baru ada pada APBD 2017 mendatang, karena pada APBD Perubahan tidak dianggarkan.

Kendati demikian, pihaknya akan tetap melakukan pendataan. Artinya, saat kuota PBI BPJS sudah ada, pihaknya akan memprioritaskan data yang sudah ada.

“Kalau ada orang bener-bener tidak mampu nanti itu akan jadi catatan kami,” tukasnya. (CR-2/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment