a
Widget Image
ilustrasi pungli

Dua Oknum PNS Diduga Terlibat Pungli di Pasar Kranggot

CILEGON, BANPOS – Kepala Disperindagkop Cilegon, Tb Dikrie Maulawhardana menyatakan, bahwa pihaknya akan segera melakukan penyelidikan atas kasus pungli (pungutan liar) yang terjadi di Pasar Baru Cilegon (Pasar Kranggot, red), Kecamatan Jombang. Diduga kasus Pungli tersebut melibatkan dua PNS berisial M dan MS.

“Secapatnya kita akan lakukan investigasi ke lapangan terkait informasi ini. Kita juga akan memanggil pihak ketiga yang melakukan pembangunan lapak tersebut,” ujarnya, Rabu (5/10).

Dikrie menegaskan, jika pihaknya masih terus melakukan investigasi untuk mencari bukti keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam kasus pungli tersebut.

“Tentunya kita akan lakukan investigasi terkait persoalan ini. Saya juga suda perintahkan secepatnya untuk lahan parkir yang dijadikan lapak pedagang ini. Saya juga perintahkan agar uang tersebut langsung dikembalikan kepada pedagang,” tegasnya.

Saat ini, sambung Dikrie, pihaknya akan mencari solusi untuk melindungi para pedagang yang telah lama menempati lapak tersebut.

“Pastinya ada solusi untuk para pedagang yang lapaknya kita bongkar. Mereka kan sudah lama di sana sana. Tidak mungkin kita bongkar tapi tidak ada solusinya. Yang jelas pedagang tidak resah dan rugi akibat lapaknya kita bongkar,” sambungnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun BANPOS, dua oknum ASN berinisial M dan MS diduga melakukan pungutan liar (pungli) di Pasar Kranggot sejak tahun 2013 lalu. Modusnya, kedua abdi negara ini menyulap lahan parkir menjadi lapak. Kemudian, lapak-lapak tersebut dikelola oleh pihak ketiga berinisial S. (UEA/EKY)

Disperindagkop Cilegon yang mengetahui adanya lahan parkir yang disulap menjadi lapak, langsung menerbitkan surat penertiban. Seharusnya, lapak-lapak tersebut dibongkar pada Juli 2016 lalu, namun atas pertimbangan kemanusiaan, pihak Disperindagkop Cilegon menunda penertiban hingga ada solusi dan kesepakatan yang tidak merugikan banyak pihak. (UEA/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment