a
Widget Image
Loka Karya kajian akademis Ilmu Pemrerintahan di FISIP Unma Kampus B Malingping. Mengkaji prosfek dan sfesifikasi ilmu pemerintahan ke depan, bertempat di auditorium FISIP Unma, Sabtu (15/10) *** WIDODO CH/BANTEN POS ***

Loka Karya FISIP Unma, Buka Peluang Prody IP Raih Akreditasi A

BAKSEL, BANPOS – Loka karya kajian program study (Prody) Ilmu Pemerintahan (IP) di FISIP Universitas Mathla’ul Anwar (Unma) Banten, Sabtu (15/10) yang bertempat di kampus B Unma Banten mengangkat kajian term of reference (ToR) dalam kajian akademis tentang pemerintahan desa (Pemdes) yang sekarang mulai populer. Sehingga itu telah membuka peluang Prodi IP di FISIP Unma naik status akreditasi ke level A.

Menurut kajian pakar IP, DR Suranto, study di beberapa perguruan tinggi tentang Prody IP terbatas pada kajian ilmu politik secara murni. Hal itu didasari di perguruan tinggi tersebut ada Prody Administrasi Negara (AN).

“Di beberapa perguruan tinggi pembatasan akademik untuk jurusan IP dilantaran berbenturan dengan AN. Namun untuk di Unma yang dusesuaikan dengan adanya UU Desa, maka TOR kajiannya bisa lebih spesifik pada konsentrasi pemerintahan desa dan pada sistem informasi di pemerintahan, “, ujarnya DR Suranto.

Penjelasan DR Suranto ini menjawab komentar dari Cece Saputra, peserta Loka Karya yang mengklarifikasi tentang sistem Prody IP di FISIP Unma. Kata Cece, transformasi akademik untuk Prody IP sebaiknya lebih diarahkan pada konsentrasi study Pemerintahan desa.

Pada saat itu Cece membeberkan tentang alasan adanya UU Nomor 06 Tahun 2014 Tentang Aturan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa yang diperkuat dengan PP Nomor 43 Tahun 2014. Dalam rumusan itu disimpulkan Desa sebagai lembaga berpemerintahan.

Menjawab komentar ini, akademisi dari Universitas Muhammadiyah Jogjakarta itu yang juga sebagai pengkaji Akreditasi pada IP menyimpulkan, bahwa standar untuk melengkapi kajian akademis IP harus diperkuat dengan tim pengajar yang handal.

“saat ini jajaran staf pengajar yang ada di IP Unma cukup mumpuni, dua orang sudah S3 dan 5 orang tengah jadi kandidat doktor. Dan ini adalah untuk melakukan terobosan spesifik dalam membangun ToR akademis ke arah Pemdes cukup kuat dan bisa dipertahankan, dan kajian ini akan membuka peluang Unma untuk mampu memperoleh akreditasi A,” kata Suranto.

Dalam Loka Karya yang berlangsung satu hari penuh itu pun dihadiri sejumlah dosen FISIP Unma. Dan menghadirkan pula User dari Bappeda Pandeglang dan pakar ilmu pemerintahan Unma. (WDO)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment