a
Widget Image
ilustrasi serapan anggaran

Pemprov Banten Stop Banten Keuangan ke Pemkot Serang

SERANG, BANPOS – Pemkot Serang terancam tidak akan menerima bantuan keuangan daerah dari Pemprov Banten untuk rehabilitasi kawasan Banten Lama. Pasalnya, bantuan keuangan sebesar Rp30 Miliar yang telah dikucurkan hingga kini belum digunakan.

“Saya rasa kalau untuk menyetop, ini kan bagian dari punishmen perlu kita lakukan. Tapi memang kita perlu tau apa kendala yang dialami Pemkot atas bantuan keuangan yang belum dimaksimalkan ini,” ujar Ketua DPRD Banten, Asep Rahmatullah, Jumat (7/9/2016).

Pihaknya sangat menyayangkan upaya Pemkot Serang dalam mengoptimalkan penggunaan bantuan keuangan. Padahal, seharusnya uang bantuan keuangan tersebut dapat digunakan maksimal.

“Walikota kan bisa melihat, berarti anak buah Walikota nggak ada yang bisa bekerja. Itu saja kok indikatornya,” ujarnya.

Untuk menyiapkan bantuan keuangan sebesar itu, dirinya termasuk yang memperjuangkan semakimal mungkin di badan anggaran. Namun, pada kenyataannya, upaya maksimal yang telah dilakukan belum mampu diserap maksimal oleh Pemkot.

“Saya sebagai dapil Kota Serang memiliki tanggung jawab itu. Bahkan dalam Banang itu saya minta ke tim agar tidak mengotak-atik anggaran untuk perbaikan Banten lama. Kalau saja ada anggota dewan yang mengotak-atik, ini berarti ada apa. Mana tanggung jawab dia sebagai warga Banten,” keluhnya.

Kurang maksimalnya serapan anggaran atas bantuan keuangan dari pemprov menandakan kinerja pemerintah Kota Serang patut dipertanyakan. Karena hingga saat ini, DPRD belum menerima laporan riil dari Pemkot Serang atas laporan bantuan keuangan tersebut. (RUS/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment