a
Widget Image
jalan ditanami pohon pisang

Rusak Parah, Warga Tanam Pisang Disepanjang Jalan

ANGSANA, BANPOS – Sepanjang tiga kilo meter jalan di Kampung Cilampung Bojongkoneng, Desa Cipinang, Kecamatan Angsana ditanami pohon pisang oleh warga setempat. Hal itu dilakukan sebagai bentuk protes karena kondisi ruas jalan rusak parah dan sulit dilalui. Ironisnya, ternyata selama kurun waktu 20 tahun, jalan tersebut tidak pernah tersentuh pembangunan.

Salah seorang warga sekitar, Narta (42) mengatakan, selain rusak parah karena berlubang, kondisinya juga berlumpur. Sehingga sangat sulit untuk dilalui kendaraan, terlebih jika hujan turun.

“Apalagi kalau musim hujan seperti ini, jalan itu sangat licin karena berlumpur. Sehingga para pengguna jalan juga kesulitan saat melintasi jalan itu,” ungkapnya kepada BANPOS, beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, bahwa warga sengaja menanam pohon pisang di sepanjang ruas jalan itu sebagai bentuk protes kepada Pemkab Pandeglag.

“Dari pada tidak bisa dilalui kendaraan, lebih baik kami tanami pohon pisang saja jalan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Pejabat Sementara (Pjs) Kades Cipinang, Syukur membenarkan, jika memang kondisi jalan di desanya rusak parah dan sudah puluhan tahun belum pernah diperbaiki oleh Pemkab Pandeglang. Apabila kondisi ini tidak segera ditangani, maka desanya akan terisolir.

“Kami sangat merindukan jalan di Desa kami ini bagus, karena sejak puluhan tahun kami belum pernah menikmati jalan mulus.” Ucapnya.

Padahal, sambung dia, usulan perbaikan jalan hampir setiap tahun diajukan ke Pemerintah, baik melalui Musrenbang tingkat Kecamatan maupun usulan langsung melalui proposal. Namun, hingga kini belum juga ada perbaikan.

“Kami ingin ada perhatian dari pemerintah terhadap jalan di wilayah kami ini, supaya masyarakat juha bisa maju. Karena jalan merupakan akses penunjang kemajuan ekonomi masyarakat,” tukasnya. (SUL/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment