a
Widget Image
Ilustrasi / IST

Seorang Oknum Kades di Cilograng Gunakan Aset Desa Untuk Offroad

CILOGRANG, BANPOS – Aktivis warga di Kecamatan Cilograng mempertanyakan penggunaan motor inventaris desa yang digunakan sejumlah kepala desa (Kades) di Cilograng untuk offroad. Hal itu ditudingkan kepada sejumlah oknum Kades yang dianggapnya telah mempertontonkan perilaku yang tidak punya tauladan kepada masyarakat.

Sebagaimana diungkapkan Ena Suharna, aktivis pemuda Cilograng kepada BANPOS, bahwa apa yang telah dilakukan para oknum Kades tersebut sebagai sesuatu yang kurang bagus dalam memberi contoh kepada warga. Bahkan, kata Dia, mereka itu telah mempertontonkan hal yang seharusnya tidak dilakukan di depan warga.

“Ya, kami sebagai warga jelas tidak setuju dengan ulah para oknum kades itu, karena mereka bukan memberi contoh yang baik apalagi hal itu dipertontonkan, padahal banyak warga yang sedang butuh perhatian. Karena bisa jadi apa yang mereka lakukan itu nantinya bisa dianggap sebagai wujud pewajaran yang dianggap lumrah, dan ini jelas kurang bagus dan harus dikritisi,” kata Ena, Minggu (2/10/2016).

Ditambahkannya, bahwa para oknum Kades itu yang telah menggunakan motor X trail yang merupakan kendaraan oprasional milik desa, dengan penuh rasa gembira tanpa melihat kondisi warga yang sedang kesusahan.

“Kami tidak akan bosan-bosan untuk terus mengkritisi demi sistem pemerintahan yang baik. Dan ini sebuah peringatan bagi mereka agar jangan semena-mena menggunakan aset publik untuk keuntungan pribadi, sementara di satu sisi warganya banyak yang sedang kesusahan. Karena itu saya minta kepada Ibu Bupati Lebak, agar segera memanggil para oknum kepala desa di Cilograng untuk memberikan penataran evaluasi kinerja dan etika kepemimpinan,”, tandasnya. (WDO/RUL)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment