a
Widget Image
ilustrasi e-ktp

Server e-KTP Error, Masyarakat Terpaksa Menunggu Berbulan-bulan

PANDEGLANG, BANPOS – Lamanya pembuatan e-KTP di Disdukcapil Pandeglang dikeluhkan masyarakat. Tidak tanggung-tanggung, warga yang ingin memiliki e-KTP harus menunggu selama berbulan-bulan. Ironisnya, hal ini terjadi sejak bulan Juli 2016.

Karsono (34) misalnya, warga Desa Teluk Lada, Kecamatan Sobang, Pandeglang, ini mengaku, jika dirinya sudah satu bulan membuat e-KTP, namun hingga saat ini tidak ada kejelasan kapan e-KTP jadi.

“Itu yang membuat kami bingung, padahal sudah satu bulan, di tambah lagi blangkonya habis. Sementara tidak ada kejelasan tentang waktu yang harus dibutuhkan untuk membuat KTP,” keluhnya, Selasa (11/10/2016).

Ia berharap, Pemkab Pandeglang bisa lebih serius dan profesional dalam menyikapi masalah tersebut. Pasalnya, banyak warga yang memiliki keperluan seperti, membeli motor, menikah dan lain sebagainya terpaksa harus dibatalkan lantaran e-KTP belum selesai.

“Persoalan e-KTP ini harus di tindak lanjuti secara serius karena menyangkut identitas seseorang, karena kami memiliki kepentingan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasi Pengawasan Pendudukan Disdukcapil Pandenglang, Endang Jumhana mengungkapkan, jika masalah lamanya pembuatan e-KTP disebabkan oleh server pusat yang berada di Kementerian sedang error. Masalah ini, sambung dia, tidak hanya dirasakan oleh warga Pandeglang saja, namun juga dirasakan masyarakat seluruh Indonesia.

“Kalau rekaman di kecamatan lancar, yang tersendat itu server pusat,” terang Endang

Saat ini, warga yang membuat e-KTP dan datanya mengendap di server pusat sudah mendapai 300 orang per kecamatan. Semua itu akan terus bertambah selama server di pusat belum juga selesai.

“Kami mohon kepada warga untuk tidak panik, karena ini masalah dari pusat. Kami pastikan yang sudah merekam akan tetap ada datanya,” tandasnya. (CR-2/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment