a
Widget Image
perum perhutani

Tanpa Sosialisasi Perhutani Babat Habis Tanaman Warga

CIMARGA, BANPOS – Warga Desa Tambak, Kecamatan Cimarga, Lebak, merasa telah dirugikan oleh tindakan pihak Perum Perhutani. Pasalnya, ratusan tanaman karet, bambu dan pohon lainnya ditebang habis tanpa ada musawarah terlebih dahulu dengan warga. Padahal, warga yang memanfaatkan lahan itu sudah mendapatkan ijin dari pihak perhutani.

Salah seorang waga Desa Tambak, Alip mengatakan, jika tindakan yang dilakukan pihak Perum perhutani yang didampingi sejumlah warga lainnya, pihaknya menuding Perum Perhutani dengan sengaja telah menebang habis pohon milik warga Desa Tambak tanpa ada pemberitauan atau sosialisasi terlebih dahulu dan tanpa adanya ganti rugi.

“Padahal tanaman milik warga yang di tanam di lahan milik negara itu atas dasar kerjasamanya jelas, apalagi tanaman yang ditebang itu sebagai sumber mata pencaharian kehidupan masyarakat. Ini tentu merugikan kami sebagai masyarakat,” ungkap salah seorang warga Desa Tambak, Alip, beberapa waktu lalu.

Alip bersama dengan sejumlah warga Desa Tambak juga sempat mempertayakan ke Perum Perhutani terkait alasan penebangan tanaman pohon milik warga tersebut. Pihak Perum berhutani berdalih, jika lahan tersebut akan dimanfaatkan untuk penanaman pohon Akasia. Atas kondisi tersebut, pihaknya berencana untuk menggelar aksi di kantor Perum Perhutani.

“Kami akan demo ke kantor Perhutani bahkan ke kementerian kalau perlu, karena ini menyangkut hak kami yang telah di kebiri oleh Perhutani,” ujarnya.

Sementara itu, Kades Tambak, Suherman mengaku kecewa dengan tindakan pihak Perum Perhutani yang membabat habis ratusan hektar lahan tanpa adanya sosialisasi dan musyawarah terlebih dahulu.

“Pihak Perhutan itu tanpa belas kasih menebang tanaman masyarakat tanpa ada sosialisasi dan ganti rugi. Padahal, masyarakat yang menggunakan lahan Perhutani mempunyai ijin dari Perhutani dalam menggunakan lahan seluas 250 hektar itu dan warga juga selalu membayar kosering sebesar 25 persen tiap kali panen kepada RPH setempat,” jelasnya. (WDO/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment